“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” (terj.QS.09:122)
Forum Studi Islam (FOSI) berkomitmen sejak lahirnya skala nasional tahun 1980-an,tetap pada sikap latihan menghargai Tinta Emas Sejarah dan Peradaban Islam dalam segala aspeknya. Penghargaan khususnya terhadap sejarah Islam ke-Indonesia-an yang sesungguhnya sangat berharga bagi eksistensi bangsa ini. Maka komunitas FOSI selalu meletakkan kerangka berfikir yang selalu haus dan dahaga sampai akhir hayat pada Al-Qur’an (lihat panduan QS. 9:122).
Maka tatkala hiruk pikuk politik dan dinamika demokrasi,telah syi’arnya kegiatan da’wah kampus. Maraknya kegiatan ke-Islam-an di sekolah yang digerakkan oleh potensi muda generasi Islam saat ini, komunitas ini bernama FOSI senantiasa latihan istiqomah sama seperti posisi tahun 1980-an. Yang masa itu baru ada komunitas tertua Mahasiswa Islam Indonesia disebut HMI, yaitu mengaji, belajar dan belajar sepanjang hayat. Sikap dasar ini bertujuan agar tertanam secara mendalam kecintaan terhadap ilmu. Karena realitas sejarah kejayaan peradaban Islam dikuatkan oleh pilar generasi yang cinta ilmu. Salah satu pilar cinta ilmu adalah membaca, membaca, dan membaca (Al-‘Alaq: 1-5).
FOSI Sum-Sel yang telah dideklarasikan pada 05 April 2008 dengan nama LSII Sum-Sel diawali dengan kegiatan dasar Sanlat di SMA Muh. 1 Muba tahun 1995. yang melahirkan 25 alumni. Pembinaan intensif sampai akhir tahun 1999 dengan materi pembinaan:
- Pemahaman Dasar Al-Qur’an
- Aqidah, Syari’ah dan Achlaq
- Kajian Hadits ‘Arba’iin An-Nawaawiyyah
- Mindset Program, Motivation Training, Bina Pribadi Luar Biasa, dsb.
- Tarjimul Qur’an Program Metode ”ROHMAT”
Kegiatan dengan model metodologi Pesantren Plus Kampus ini,kemudian meretas ke Betung dengan tajuk Pesantren Remaja (bermarkas di Ikatan Remaja Masjid Daarul Mu’miniin Betung) dari th.1999 s.d. saat ini yang melahirkan 14 kali angkatan dengan alumni 500-an.
Bismillah dengan percaya diri latihan tanam kebaikan sampailah menyertai saudara kita di UNSRI, IAIN ReFa, PGRI,UMP dengan tajuk Kajian/Training Islam Intensif sampai 12 kali angkatan.Kini STIKES Siti Chodijah Palembang menjadi pelaku sejarah bersinerginya proses da’wah di Bhumi Swarna. Semoga…
Di Talang Kelapa dengan tajuk FORSIAGA dan daerah-daerah lain di Sum-Sel, yang dipandegani oleh sosok muda belia yang sangat peduli dengan kondisi moralitas generasi.
FOSI yang menapak jalan pasti meraih kemuliaan memiliki karakteristik:
- Format jaringan terbangun dari sistem kekeluargaan (usroh) atas landasan nilai-nilai Islam.
- Fasilitasi dua kutub potensial yaitu komunitas intelektual kampus dengan tradisi pesantren.
- Penelusuran sanad intelektual yang shokhih musalsal sampai generasi Rosul.
Dari ketiga karakter tersebut dalam realitas prosesnya FOSI yaitu:
- Struktur keorganisasian selama ini menggunakan istilah informal pada dua pembagian tugas kerja yaitu:
a. Keluarga Kebijakan,
b. Keluarga Operasional
- Menguatkan, membimbing dan membinalestarikan potensi masyarakat yang tidak bertentangan dengan kaidah dan nilai Islam.
- Memfasilitasi prakondisi objek da’wah menuju kesadaran hidayah, mengamalkan nilai-nilai Islam secara istiqomah.(Eremha’210808)


May 29, 2008 at 8:35 am
afwan sebelumnya minta maaf nich…bisa nggak lampirkan juga profil Fosi pertama kali dibentuk baik pusat maupun di Palembang sendiri…Syukron by K. El-Farist
June 5, 2008 at 3:46 pm
Assalamu’alaikum.
Salam ta’aruf dari Padang.
June 7, 2008 at 3:52 pm
wassalaamu’alaikum
Sama2 salam ta’ruf juga dari kami di palembang !! Senang bisa silaturahim dengan kawan !! Smoga perjuangannya g’ pernah padam !!
April 8, 2009 at 10:21 am
ASSALAMU’ALAIKUM…KO…SAMPEKE DGN KAWAN-KAWAN DI POLTEK…UMP NGADEKE LK 1 (BASIC TRAINING)TGL 14-20 APRIL DICABANG